Transcription

KATA PENGANTARMenghadirkan wacana baru, yang kemudian diabadikan dalam buku berjudul “TeoriKepribadian Perspektif Psikologi Islam,” merupakan suatu keharusan yang tidak dapatditunda-tunda. Terdapat banyak alasaan mengapa hal itu perlu dilakukan. Dari sisipengembangan ilmu, upaya ini sebagai pembanding atau bahkan counter discourse terhadapteori-teori kepribadian yang dibangun dari paradigma psikologi sekuler. Masyarakat religius,khususnya masyarakat Muslim Indonesia, tidak mungkin menggunakan teori-teorikepribadian dari psikologi sekuler. Selain bias budaya, teori-teori tersebut bebas nilai yangmenafikan unsur-unsur metafisik dan spiritual-transendental. Masyarakat Muslim lebih tepatmenggunakan teori kepribadian berbasis keislaman, karena teori itu dapat mengkaverseleuruh perilakunya dan menunjukkan self-image maupun self-esteem sebagai seorangmuslim yang sesungguhnya. Sedang dari sisi praktisnya, buku merupakan referensi untukkerangka penelitian dan bahan kuliah, khususnya yang terkait dengan Kepribadian Islamyang akhir-akhir ini banyak diminati oleh mahasiswa, dosen, praktisi dan pemerhati yangconcern dengan Psikologi Islam.Buku yang ada dihadapan anda ini bukanlah karya orisinil, karena bahan-bahannyadirujuk dari beberapa sumber klasik. Namun kemasannya boleh dianggap baru, karenamemadukan wacana keislaman dengan pendekatan psikologis. Paling tidak ada dua kemasanyang dianggap baru: Pertama, dari sisi studi Islam, hampir seluruh referensi keislamanmenyamakan antara kepribadian (syakhshiyah) dengan akhlaq, sehingga yang dimaksudkepribadian Islam (syakhshiyah Islâmiyyah) hanyalah domain akhlaq, tanpamengikutsertakan domain aqidah (keimanan) dan syariah (ibadah dan mu’amalah). Buku inimenunjukkan bahwa kepribadian Islam dapat diturunkan dari ketiga domain secara utuh,yaitu aqidah, syariah dan akhlaq; Kedua, dari isi psikologi, hampir seluruh teori kepribadianditurunkan dari paradigma apa adanya dan bebas nilai dari hasil penelitian empiriseksperimental, tanpa melibatkan norma-norma agama yang selama ini diyakini. Buku inimemasukkan norma-norma agama yang diyakini untuk kemudian diturunkan indikatorindikatornya dalam perilaku nyata, agar norma itu ‘mempribadi’ pada setiap umat Islam.Buku ini merupakan edisi revisi dari buku yang berjudul “Kepribadian dalamPsikologi Islam” yang terbit tahun 2006, Atas permintaan para peminat, buku ini diterbitkandengan beberapa revisi hamper semua bab, terutama di bab I. Penulis mencoba mencarisecond opinion mengenai isi buku ini, baik melalui seminar maupun bertanya pada temanteman yang memiliki kompetensi integratif antara Islam dan psikologi, agar materi buku inisemakin mantab dan dapat mengakomodasi antara Islam dan psikologi dalam memandangkepribadian.Atas terselesainya buku ini, penulis ucapan terima kasih setulus-tulusnya kepada: (1)Pak Hanna Djumhana Bastaman, M.Psi (Pionir Psikologi Islami dari UI Jakarta) dan Mas Dr.Fuad Nashori Suroso, M.Si yang keduanya menjadi sahabat pena abadi. Semoga diskusi kitayang diabadikan dalam bentuk buku tidak pernah berhenti; (2) almarhum Mas YadiPurwanto, M.Si (UMS) yang menyumbangkan judul pertama buku ini; (3) Prof. Dr. DawamRahardjo (Presiden IIIT Jakarta) dalam kata pengantar buku “Mengkaji Islam dari Rationalhingga Spiritual” (Karya Prof. Dr. Achmad Mubarok) dan Pak Dr. Jalaluddin Rachmat(penulis buku Psikologi Agama) yang keduanya mengkritisi buku penulis sebelumnya,sehingga penulis dapat muhasabah, khususnya dalam berepistimologi untuk membangunPsikologi Islam; (4) teman-teman di Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Bu

Dr. Fadhilah Suralaga, M.Si, Dr. Netty Hartati, M.Si dan Bu Dra. Zahrotun Nihayah, M.Si)dan Fakultas Agama Islam Universitas al-Azhar Indonesia (Prof. Dr. Nurhayati Djamas, MA.M.Si) yang semuanya memberi peluang pada penulis untuk mengampuh Mata KuliahPsikologi Kepribadian Islam; (5) teman-teman yang tergabung dalam Asosiasi PsikologiIslami (API), terutama ketuanya Prof. Subandi, Ph.D dan adik-adik dari Ikatan MahasiswaMuslim Psikologi Indonesia (Imamupsi), yang sering mempopulerkan nama penulis; (6) parapengembang maupun pemerhati Psikologi Islam, seperti Pak Prof. Dr. Achmad Mubarok(Guru Besar pertama bidang Psikologi Islam), karena bersama mereka semua penulis dapatberbicara dan menulis buku tentang Psikologi Islam; dan (7) semua keluarga tercinta, MariaUlfah (istri) dan Vanny el-Rahman dan Tuhfatul Millah (anak), yang mendampingi ayahnyadalam berkarya. Kepada PT RajaGrafindo Persada juga diucapkan banyak terima kasih ataskerjasamanya dalam penerbitan buku ini, dan buku-buku penulis sebelumnya. Jazâkum Allah,ahsan al-jazâ .Akhirnya, hanya kepada Allah Swt. penulis berserah diri. Mudah-mudahan buku inibermanfaat dan dianggap sebagai amal salih dan jariyah yang dapat menghantarkankebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia maupun akhirat. Amîn Yâ Mujîb al-sâilînJakarta, 14 Juni 2016Abdul Mujib

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR .DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Islam sebagai Disiplin Ilmu .B. Antara Islam dan Psikologi .C. Metode Pengembangan Psikologi Islam.D. Kepribadian dalam Psikologi Islam .BAB II DASAR-DASAR PEMAHAMAN KEPRIBADIAN ISLAM A. Pengertian Psikologi Kepribadian Islam .1. Makna Etimologi Kepribadian Islam .a. Huwiyah dan Aniyah .b. Zatiyah .c. Nafsiyah .d. Syakhshiyah .e. Akhlak f. Pemilihan Istilah untuk Kepribadian Islam.2. Makna Terminologi Kepribadian Islam 3. Makna Psikologi Kepribadian Islam .B. Kedudukan Kepribadian dalam Disiplin Ilmu-Ilmu Keislaman.C. Ruang lingkup Pembahasan Psikologi Kepribadian Islam .D. Fungsi Psikologi Kepribadian Islam .BAB III STRUKTUR KEPRIBADIAN ISLAM .A. Pengertian Struktur Kepribadian .B. Struktur Kepribadian Islam .1. Struktur Jisim .2. Struktur Ruh 3. Struktur Nafs a. Qalbu b. Aqal .c. Hawa Nafsu .BAB IV DINAMIKA KEPRIBADIAN ISLAM A. Dinamika Struktur Jasmani .B. Dinamika Struktur Ruhani C. Dinamika Struktur Nafsani 1. Kedudukan Aspek Pisik dan Psikis Struktur Nafsani dalamPembentukan Kepribadian.2. Cara Kerja Struktur Nafsani dalam Pembentukan Kepribadian.a. Kepribadian Ammarah (Nafs al-Ammarah) .b. Kepribadian Lawwamah (Nafs al-Lawwamah) .c. Kepribadian Muthmainnah (Nafs al-Muthmainnah).BAB V TIPOLOGI KEPRIBADIAN DALAM ISLAM A. Pengertian Tipologi .B. Pola Penelusuran Tipologi dalam Kepribadian Islam .C. Bentuk-Bentuk Tipologi Kepribadian dalam Islam .

BAB VI KEPRIBADIAN MUKMIN .A. Kepribadian Rabbani .B. Kepribadian Malaki .C. Kepribadian Qur’ani .D. Kepribadian Rasuli E. Kepribadian Yawm Akhiri F. Kepribadian Taqdiri .BAB VII KEPRIBADIAN MUSLIM .A. Kepribadian Syahadatain B. Kepribadian Mushalli C. Kepribadian Shaim D. Kepribadian Muzakki E. Kepribadian Hajji .BAB VIII KEPRIBADIAN MUHSIN A. Pengertian Kepribadian Muhsin .B. Pola Pembentukan Kepribadian Muhsin .C. Bentuk-Bentuk Kepribadian Muhsin BAB IX GANGGUAN KEPRIBADIAN DALAM PSIKOLOGI ISLAM .A. Pengertian Gangguan Kepribadian Islam B. Penyebab Gangguan Kepribadian dalam Islam C. Klasifikasi Gangguan Kepribadian dalam Islam D. Bentuk-Bentuk Gangguan Kepribadian dalam Islam BAB X PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN ISLAM A. Pengertian Pengembangan Kepribadian Islam .B. Pengembangan Kepribadian Islam menurut Pendekatan Konten. .C. Mengembangkan Kepribadian Islam menurut Rentang Kehidupan. DAFTAR PUSTAKA .BIODATA PENULIS .

Kepribadian Perspektif Psikologi Islam,” merupakan suatu keharusan yang tidak dapat ditunda-tunda. Terdapat banyak alasaan mengapa hal itu perlu dilakukan. Dari sisi pengembangan ilmu, upaya ini sebagai pembanding atau bahkan counter discourse terhadap teori-teori kepribadian yang dibangun dari paradigma psikologi sekuler. .