Transcription

KERANGKA ACUAN KERJA (TERM OF REFERENCE)PENGADAAN PAKAIAN KERJA SATPAMTAHUN ANGGARAN 2015KEMENTERIANNEGARA/LEMBAGA : Kementerian Perindustrian RIUNIT ESELON I: Badan Pengkajian Kebijakan Iklim &Mutu IndustriPROGRAM: Program Pengkajian Kebijakan, Iklim danMutu IndustriHASIL: Mewujudkan iklim usaha dan kebijakanyang kondusif melalui perumusan dananalisa kebijakan dan iklim disektorindustri, pelaksanaan kebijakan dan iklimdibidang penelitian dan pengembanganindustriUNIT ESELON II / SATKER: Balai Besar Kerajinan dan BatikKEGIATAN: Penelitian dan Pengembangan TeknologiKerajinan dan Batik1.INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Pengadaan pakaian kerja satpamSATUAN UKUR dan JENIS KELUARAN: Stell, SeragamVOLUME: 18Latar Belakanga Dasar HukumPresiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang dan JasaPemerintahb Gambaran Umum SingkatSebagai sebuah kantor, Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) mempunyaisatpam, sopir dan petugas laboratorium. Dalam melaksanakan pekerjaannya,satpam, sopir ataupun petugas laboratorium menggunakan pakaian kerja.BBKB.

c Alasan Kegiatan dilaksanakanDalam rangka mendukung operasional kegiatan menjaga keamanan danketertiban, operasional kendaraan, dan operasional laboratorium, Balai BesarKerajinan dan Batik, memiliki petugas satuan pengaman, supir dan operatorlaboratorium. Untuk memotivasi dan meningkatkan disiplin kerja para petugassatpam, supir, dan operator laboratorium perlu diberikan pakaian kerja.2.Kegiatan yang Dilaksanakana Uraian KegiatanKegiatan pengadaan pakaian kerja Satpam meliputi pengukuran, pengadaanbahan, penjahitan dan pengepasan.b Batasan KegiatanPengadaan pakaian kerja hanya ditujukan kepada Satpam.3.Maksud dan Tujuana Maksud KegiatanSatpam dapat berpakaian sesuai dengan tuntutan tugasnyab Tujuan KegiatanMeningkatkan disiplin , etos kerja, petugas Satpam.4.Indikator Keluaran dan Keluarana Indikator KeluaranSatpam mendapatkan pakaian kerja untuk mendukung kinerjab KeluaranTersedianya 18 stel pakaian kerja Satpam di Balai Besar Kerajinan dan Batik.5.Cara Pelaksanaan Kegiatana Metode PelaksanaanKegiatan pengadaan pakaian kerja petugas Satpam metode PenunjukanLangsung sesuai PP 80.

b Tahapan Kegiatan1. Perencanaan2. Pelaksanaan hubungan rekanan3. Pembelian pakaian kerja4. Pendistribusian pakaian kerja5. Evaluasi6.Tempat Pelaksanaan KegiatanKegiatan pengadaan pakaian kerja petugas Satpam dilaksanakan di kantor BalaiBesar Kerajinan dan Batik, Yogyakarta.7.Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatana Pelaksana KegiatanKasubbag Umumb Penanggungjawab kegiatanKepala Bagian Tata Usaha8.Jadwal Kegiatana Waktu pelaksanaan kegiatanWaktu pengadaan pakaian petugas Satpam dilaksanakan paling lambat padabulan Juni 2015.b Matrik Pelaksanaan KegiatanNoKegiatan1Persiapan2Pelaksanaan hubungan rekanan3Pelaksanaan PekerjaanBulan1 2 3 4 5 6 7 89 10

9. BiayaPerkiraan total biaya untuk pelaksanaan kegiatan pengadaan pakaian riumadalahRp.17.905.000,- (Tujuh belas juta sembilan ratus lima ribu rupiah) . Rinciandisajikan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).Penanggung Jawab KegiatanDra. Maslahatul HayahNIP. 196110231990032007

KERANGKA ACUAN KERJA (TERM OF REFERENCE)LANGGANAN DAYA DAN JASATAHUN ANGGARAN 2015KEMENTERIANNEGARA/LEMBAGA : Kementerian Perindustrian RIUNIT ESELON I: Badan Pengkajian Kebijakan Iklim & MutuIndustriPROGRAM: Program Pengkajian Kebijakan, Iklim danMutu IndustriHASIL: Mewujudkan iklim usaha dan kebijakanyang kondusif melalui perumusan dananalisakebijakandaniklimdisektorindustri, pelaksanaan kebijakan dan iklimdibidang penelitian dan pengembanganindustriUNIT ESELON II / SATKER: Balai Besar Kerajinan dan BatikKEGIATAN: Penelitian dan Pengembangan TeknologiKerajinan dan BatikINDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Terbayarnya langganan daya dan jasaBalai Besar Kerajinan dan BatikSATUAN UKUR dan JENIS KELUARAN: Bulan, PembayaranVOLUME: 121. Latar Belakanga. Gambaran Umum SingkatUtilitas seperti listrik dan air dibutuhan untuk operasional kantor. Listrikdigunakan untuk penerangan dan sumber tenaga bagi berbagai jenis peralatanadministrasi seperti komputer, printer, masin fax dan lain-lain, peralatan teknisseperti peralatan-peralatan yang ada di berbagai laboratorium dan kelompok

kerja (Pokja) yang ada di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB). Telepon jugadibutuhkan untuk melakukan koordinasi dengan intansi terkait ataupunkomunikasi dengan pelanggan.b. Alasan Kegiatan DilaksanakanBBKB memiliki asset BMN berupa jaringan listrik dan telepon dalam rangkamenunjang pelaksanaan kegiatan operasional pelaksanaan tugas pokok danfungsi. Untuk memenuhi kewajiban langganan daya dan jasa dalam pelaksanaankeiatan operasional sehari-hari perkantoran dari BBKB perlu di alokasikananggaran sesuai kebutuhan daya dan jasa.2. Kegiatan Yang Dilaksanakana. Uraian KegiatanKegiatan Langganan Daya dan Jasa meliputipembayaran Listrik, Air danTelepon.b. Batasan KegiatanKegiatan Langganan Daya dan Jasa dibatasi untuk pembayaran tagihan listrik,air dan telepon BBKB3. Maksud dan Tujuana. Maksud KegiatanPelaksanaan kegiatan Langganan Daya dan Jasa dimaksudkan agar fasilitaslistrik, Air dan telepon selalu dapat digunakan dengan lancar.b. Tujuan KegiatanMenjamin tersedianya alokasi anggaran pembayaran anggaran daya dan jasabagi operasional kegiatan BBKB4. Indikator Keluaran dan Keluarana. Indikator Keluaran

Terpenuhinya kebutuhan daya dan jasa berupa listrik dan sarana telekomunikasitelepon untuk operasional BBKBb. KeluaranTerbayarnya langganan daya dan jasa BBKB setiap bulan selama satu tahun5. Cara Pelaksanaan Kegiatana. Metode PelaksanaanKegiatan Langganan Daya dan Jasa dilaksanakan dengan pembayaranlangsung (loket)b. Tahapan KegiatanTahapan pelaksanaan Langganan Daya dan Jasa sebagai berikut :- Pembayaran langsung di loket pembayaran Listrik, Air dan Telepon.6. Tempat pelaksanaan tempatpembayaranYogyakarta7. Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatana. Pelaksana kegiatanPelaksanaan Pemabayaran Tagihan langganan dan jasa adalah Sub BagianUmumb. Penanggungjawab kegiatanPenanggung jawab Langganan Daya dan Jasa adalah Bagian Tata Usaha BalaiBesar Kerajinan dan Batik8. Jadwal Kegiatana. Waktu pelaksanaan kegiatan

Kegiatan pembinaan dan konsultasi direncanakan selama 12 bulan, terhitungmulai Januari s.d. Desember 2015b. Matrik pelaksanaan kegiatanBulan9. BiayNo.UraianaPerki1.12345678910 11 12Pembayaranraan total biaya untuk pelaksanaan kegiatan Langganan Daya dan Jasa adalahsebesar Rp. 414.600.000,- (Empat ratus empat belas juta enam ratus ribu rupiah).Rincian lebih lanjut atas biaya tersebut disajikan tersendiri dalam RencanaAnggaran Biaya (RAB).Pengusul KegiatanDra. Maslahatul HayahNIP. 196110231990032007

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)PENGADAAN ALAT OLAH DATATAHUN ANGGARAN 2015KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : Kementerian Perindustrian RIUNIT ESELON I: Badan Pengkajian Kebijakan Iklim & MutuIndustriPROGRAM: Program Pengkajian Kebijakan, Iklim danMutu IndustriHASIL: Mewujudkan iklim usaha dan kebijakanyang kondusif melalui perumusan dananalisakebijakandaniklimdisektorindustri, pelaksanaan kebijakan dan iklimdibidang penelitian dan pengembanganindustriUNIT ESELON II / SATKER: Balai Besar Kerajinan dan BatikKEGIATAN: Penelitian dan Pengembangan TeknologiKerajinan dan BatikINDIKATOR KINERJA KEGIATANSATUANUKURdan: Tersedianya alat olah dataJENIS : UnitKELUARANVOLUME: 122. Latar Belakanga. Dasar HukumSebagai institusi/lembaga vertical yang berkedudukan di daerah yangmempunyai tugas berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian RI Nomor:46/M-IND/PER/6/2006 Tentang Organisasi dan Tata KerjaKerajinan.b. Gambaran Umum SingkatBalai Besar

Balai Besar Kerajinan dan Batik merupakan salah satu instansipemerintah yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian, pengembangan,kerjasama, standardisasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi, dan pengembangankompetensi industri kerajinan dan batik sesuai kebijakan teknis yang ditetapkanoleh kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri.Dalam melaksanakan tugas yang sangat kompleks dan menghadapipersaingan yang semakin ketat khususnya pada industri kerajinan dan batik,maka BBKB dituntut semakin proaktif, kreatif dan inovatifdalam melakukanpengembangan strategi layanan balai.Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi tersebut BBKB harusmempunyai rencana strategic yang menguraikan visi, misi, tujuan, sasaran BalaiBesar Kerajinan dan batik adalah institusi pemerintah yang mempunyai wilayahkerja ke seluruh Indonesia, bahkan dengan adanya globaslisasi dimungkinkanuntuk kerjasama dengan instansi lain di luar negeri.Sebagai konsekuensi hal tersebut diperlukan adanya dukungan data danprogram kegiatan yang sesuai. Alat pengolah data yang dipunyai saat ini ratarata telah berumur lebih dari 5 (lima) tahun. Untuk meningkatkan kinerja BBKBdirasa perlu peremajaan alat pengolah data yang tepat dan akurat.c. Alasan Kegiatan DilaksanakanAlat Olah Data yang ada sebagian besar sudah tidak layak pakai sehingga perludiadakan pengadaan alat olah data yang baru untuk menunjang kegiatan seharihari Balai.10. Kegiatan Yang Dilaksanakanc. Uraian KegiatanKegiatan Pengadaan Alat Olah Data dilaksanakan secara Swakelola denganterdiri dari 12 unit alat olah data melalui penunjukan langsung.

d. Batasan KegiatanMateri yang disampaikan dalam kegiatan Pengadaan Alat Olah Data penawaranharga pada pihak III dengan dukungan standar biaya.11. Maksud dan Tujuanb. Maksud KegiatanPelaksanaan Pengadaan Alat Olah Data bermaksud melakukan peremajaan alatolah data.c. Tujuan KegiatanMenyediakan alat olah data yang representatif sehingga dapat menunjangkinerja balai dengan baik12. Indikator Keluaran dan Keluaranc. Indikator KeluaranPengadaan Alat Olah data sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan yang ada.d. Keluaran12 unit alat olah data5. Cara Pelaksanaan Kegiatanb. Metode PelaksanaanKegiatan Pengadaan Alat Olah Data dilaksanakan dengan melalui penunjukanlangsungc. Tahapan KegiatanTahapan pelaksanaan kegiatan Pengadaan Alat Olah Data sebagai berikut :1. Persiapan2. Penunjukan langsung3. Pengadaan alat4. Pendistribusian5. Evaluasi

6. Tempat pelaksanaan KegiatanKegiatan Pengadaan Alat Olah Data direncanakan akan dilaksanakan di Balai BesarKerajinan dan Batik Yogyakarta.7. Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatanc. Pelaksana kegiatanPengadaan Alat Olah Data dilaksanakan Bagian Tata Usaha khususnya SubBagian Umumd. Penanggungjawab kegiatanPenanggung jawab Pengadaan Alat Olah Data adalah Kasubbag umum8. Jadwal Kegiatanc. Waktu pelaksanaan kegiatanKegiatan Pengadaan Alat Olah Data direncanakan dilaksanakan paling lambatpada bulan Maret s/d bulan Juni 2015.d. Matrik pelaksanaan kegiatanNO12345KEGIATANMarBULANApr MeiJunPersiapanPenunjukan langsungPengadaan alatPendistribusianEvaluasi9. BiayaPerkiraan total biaya untuk pelaksanaan Pengadaan Alat Olah Data adalah sebesarRp. 184.000.000,- (Seratus delapan puluh empat juta rupiah). Rincian lebih lanjutatas biaya tersebut disajikan tersendiri dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).Pengusul KegiatanDra. Maslahatul HayahNIP. 196110231990032007

KERANGKA ACUAN KERJA (TERM OF REFERENCE)PENINGKATAN KOMPETENSI SDMTAHUN ANGGARAN 2015KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA: Kementerian Perindustrian RIUNIT ESELON I: Badan Pengkajian Kebijakan Iklim danMutu IndustriPROGRAM: Program Pengkajian Kebijakan, Iklim danMutu IndustriHASIL: Mewujudkan iklim usaha dan kebijakanyang kondusif melalui perumusan dananalisa kebijakan dan iklim penelitiandandanpengembangan industri.UNIT ESELON II/SATKER KEGIATAN: Balai Besar Kerajinan dan BatikKEGIATAN: Penelitian dan Pengembangan TeknologiKerajinan dan BatikINDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Adanya kegiatan Pengembangan SDMmelalui Diklat Struktural, Fungsional danTeknis.SATUAN UKUR DAN JENIS KELUARAN: Orang dan DiklatVOLUME: 60 Pegawai1. Latar Belakanga. Dasar HukumPeraturan menteri Perindustrian nomor : 46/M-IND/PER/6/2006 tanggal29 Juni tentang Organisasi Balai Besar Kerajinan dan Batikb. Gambaran UmumBalai Besar Kerajinan dan Batik merupakan salah satu nelitian,pengembangan, kerjasama, standardisasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi

dan pengembangan kompetensi industry kerajinan dan batik sesuaikebijakan teknis yang ditetapkan oleh Badan Pengkajian Kebijakan Iklimdan Mutu Industri.c. Alasan(1) Secara general, kompetensi sendiri dapat dipahami sebagai sebuahkombinasi antara ketrampilan (skill), atribut personal, dan pengetahuan(knowledge) yang tercermin melalui perilaku kinerja (job behavior) yangdapat diamati, diukur dan dievaluasi. Dalam sejumlah literatur, kompetensisering dibedakan menjadi dua tipe, yakni soft competency atau jeniskompetensi yang berkaitan erat dengan kemampuan untuk mengelolaproses pekerjaan, hubungan antar manusia serta membangun interaksidengan orang lain. Contoh soft competency adalah: leadership,communication, interpersonal relation, dll. Tipe kompetensi yang keduasering disebut hard competency atau jenis kompetensi yang berkaitandengan kemampuan fungsional atau teknis suatu pekerjaan. Dengan katalain, kompetensi ini berkaitan dengan seluk beluk teknis yang berkaitandengan pekerjaan yang ditekuni. Contoh hard competency adalah :electrical engineering, marketing research, financial analysis, manpowerplanning, dll.(2) pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia memberikan dampakyang baik terhadap kinerja pegawai tersebut sebagai individu. Hal ini jelasakan membawa peningkatan terhadap kinerja organisasi apabila ncanadanberkesinambungan. Pengembangan SDM dirasakan sangat pentingkarena tuntutan pekerjaan yang sangat kompleks akibat isasi,sangatmembutuhkan pengembangan pegawai yang baik.(3) Peningkatan potensi pegawai agar melaksanakan tugas dengan baikdapat dilakukan dengan mengikuti diklat Struktural. Untuk level KarirMuda (Eselon IV) harus mengikuti Diklat Pimpinan IV, Karir Madya

(Eselon III) harus mengikuti Diklat Pimpinan III, dan Karier Utama Pratama(Eselon II) diklat pimpinan II.(4) Sebagai lembaga penelitian dan pengembangan maka salah satuindikator keberhasilan lembaga adalah meningkatnya jumlah tenagafungsional dan meningkatnya ketrampilan teknis tenaga tenis yang ada disetiap laboratorium. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan yang memfasilitasiSDMBBKB, khususnya karyawan muda untuk masuk ke jabatanfungsional, demikian juga bagi pegawai yang sudah ada di jenjangfungsional dan tenaga teknis yang ada disetiap laboratorium untuk dapatselalu meningkatkan dirinya melalui pendidikan dan pelatihan teknis yangdiperlukan.2. Maksud dan Tujuana. MaksudKegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilanpegawai BBKB sesuai kompetensi yang dimiliki.b. Tujuan(1) Meningkatkan produktivitas kerja(2) Meningkatkan pelayanan yang lebih baik dari karyawan untuk konsumenperusahaan dan atau organisasi(3) Menjaga moral pegawai yang baik(4) Meningkatkan karier pegawai(5) Meningkatkan kecakapan manajerial pegawai3. Penerima ManfaatPenerima manfaat dari kegiatan ini adalah seluruh pegawai Balai besarKerajinan dan Batik.4. Indikator Keluaran dan Keluarana. Indikator KeluaranBertambahnya kemampuan dan ketrampilan structural dan teknis pegawaiBBKBb. Keluaran(1) 4 orang mengikuti diklat Struktural

(2) 11 orang mengikuti diklat fungsional(3) 45 orang mengikuti diklat teknis5. Pelaksanaan Kegiatana. Metode Pelaksanaan1) Kegiatan ini dilaksanakan dengan Identifikasi kebutuhan diklat SDM danlembaga / instansi terkait sesuai dengan program studinya2) Penentuan PesertaDalam kegiatan ini analisa kegiatan maupun data dilakukan oleh tim dengancara hasil identifikasi dengan tawaran atau kegiatan yang dilaksanakandisesuaikan dengan jumlah pegawai yang membutuhkannya.b. Tahapan Kegiatan1) Persiapan2) Pengumpulan data3) Pengolahan Data4) Pelaksanaan Kegiatan5) Evaluasi6) Penyusunan laporan6. TempatKegiatan dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Bogor dan Yogyakarta7. Jadwal Kegiatana. Waktu Pelaksanaan KegiatanKegiatan ini dilaksanakan selama 10 (sepuluh) bulan terhitung mulai Januari2015 – Oktober 2015

b. Matrik Pelaksanaan KegiatanBulanNOKegiatan11Persiapan2Pengumpulan data3Pengolahan Data4PenyusunanJadwal2345678910danrencana Peserta5Pengiriman peserta6Evaluasi7Pembuatan Laporan8. BiayaBiaya untuk pelaksanaan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia BalaiBesar Kerajinan dan Batik adalah sebesar Rp. 378.600.000,- (Tiga Ratus TujuhPuluh Delapan Juta Enam Ratus Ribu Rupiah).Penanggungjawab KegiatanKoordinator KegiatanKepala Bagian Tata UsahaHeri Pramono, S.IP.,S.H.MMNIP.196303141983021002

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)PERAWATAN GEDUNG DAN HALAMAN KANTORTAHUN ANGGARAN 2015KEMENTERIANNEGARA/LEMBAGAESELON IUNIT ::Kementerian Perindustrian RIBadanPengkajianKebijakanIklim & Mutu IndustriPROGRAM:Program Pengkajian Kebijakan,Iklim dan Mutu IndustriHASIL:Mewujudkan iklim usaha dankebijakan yang kondusif melaluiperumusandankebijakan dananalisaiklim disektorindustri, pelaksanaan kebijakandan iklimdibidang penelitianUNIT ESELON II / SATKER:dan pengembangan industriKEGIATAN:Balai Besar Kerajinan dan BatikPenelitian dan PengembanganINDIKATOR KINERJA KEGIATAN:Teknologi Kerajinan dan BatikSATUAN UKUR dan JENIS KELUARAN:Gedung dan Halaman kantorVOLUME:terpelihara dengan baikMeter persegi, Pemeliharaan48001 Latar Belakanga. Dasar HukumSebagai institusi/lembaga vertical yang berkedudukan di daerah yangmempunyai tugas berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian RI Nomor:46/M-IND/PER/6/2006 Tentang Organisasi dan Tata KerjaKerajinan.Balai Besar

bGambaran Umum SingkatcDalam melaksanakan tugas, Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB)menyelenggarakan fungsi pelayanan jasa teknis. Untuk dapat memberikanpelayanan yang baik, BBKB memerlukan gedung yang nyaman, baik bagikaryawan BBKB maupun pelanggan BBKB.Alasan Kegiatan dilaksanakanGedung kantor, halaman dan taman merupakan aset BMN dari BBKB yangsangat penting untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sertaperan sebagai sarana prasarana operasional organisasi dalam memberikanpelayanan yang prima bagi masyarakat industri kerajinnan dan batik serta pihakterkait lainnya. Untuk itu gedung kantor, halaman dan taman perlu dijaga dandirawat kondisinya agar tetap nyaman dan indah sebagai tempat beraktifitasbagi pegawai dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kinerjanya.2 Kegiatan yang DilaksanakanaUraian KegiatanKegiatan perawatan gedung dan halaman kantor meliputi pembersihan,perbaikan kerusakan, penambahan komponen instrumentasi dan instalasibBatasan KegiatanPerawatan gedung dan halaman kantor ini mencakup pembersihan, perbaikankerusakan.3 Maksud dan TujuanaMaksud KegiatanAgar gedung dan halaman kantor selalu tertata rapi dan nyaman dipakai.bTujuan KegiatanMenjaga kondisi gedung kantor, halaman , taman yang asri dan indah agar bisamemberikan pelayanan dan kinerja yang optimal.

4 Indikator Keluaran dan KeluaranaIndikator KeluaranGedung kantor , halaman serta taman terpelihara dengan baik.bKeluaranKondisi gedung kantor, halaman, dan taman terjaga dengan baik.5 Cara Pelaksanaan KegiatanaMetode PelaksanaanKegiatan pemeliharaan dengan metode swakelola maupun PenunjukanLangsungbTahapan Kegiatan6. Persiapan7. Pelaksanaan hubungan rekanan8. Pelaksanaan pekerjaa6 Tempat Pelaksanaan KegiatanKegiatan perawatan gedung kantor dilaksanakan di Balai Besar Kerajinan dan Batik,Yogyakarta.7 Pelaksana dan Penanggungjawab KegiatanaPelaksana KegiatanKegiatan perawatan gedung dan halaman kantor dilaksanakan oleh SubbagUmumbPenanggungjawab kegiatanPenanggungjawab kegiatan perawatan gedung dan halaman kantor ialahKasubbag Umum Balai Besar Kerajinan dan Batik8 Jadwal KegiatanaWaktu pelaksanaan kegiatanWaktu pengadaan perawatan gedung dan halaman kantor dilaksanakan selamatahun 2015.

bMatrik Pelaksanaan KegiatanNoUraianBulan Ke11.Persiapan2.Pelaksanaan2 345678910hubunganrekanan3.Pelaksanaan pekerjaan9 BiayaPerkiraan total biaya untuk pelaksanaan kegiatan perawatan gedung kantor adalahRp. 285.600.000,- (Dua ratus delapan puluh lima juta enam ratus ribu rupiah) .Rincian lebih lanjut disajikan tersendiri dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).Penanggung Jawab KegiatanDra. Maslahatul HayahNIP. 196110231990032007

KERANGKA ACUAN KERJA (TERM OF REFERENCE)PERAWATAN KENDARAAN RODA 2TAHUN ANGGARAN 2015KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : Kementerian Perindustrian RIUNIT ESELON I: Badan Pengkajian Kebijakan Iklim &Mutu IndustriPROGRAM: Program Pengkajian Kebijakan, Iklimdan Mutu IndustriHASIL: Mewujudkan iklim usaha dan kebijakanyang kondusif melalui perumusan dananalisa kebijakan dan iklim disektorindustri, pelaksanaan kebijakan daniklimdibidangpenelitiandanpengembangan industriUNIT ESELON II / SATKER: Balai Besar Kerajinan dan BatikKEGIATAN: PenelitiandanPengembanganTeknologi Kerajinan dan BatikINDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Kendaraanrodaduaselaludalamkeadaan layak pakaiSATUANUKURDANJENIS : Unit, PerawatanKELUARANVOLUME1.: 1Latar Belakanga. Dasar HukumBerdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian RI Nomor: 46/M-IND/PER/6/2006Tentang Organisasi dan Tata KerjaBalai Besar Kerajinan, beberapa tugasSubbagian Umum adalah melakukan urusan surat menyurat dan rumah tangga.

b. Gambaran Umum SingkatBBKB sering melakukan pengiriman surat dan mengadakan rapat. Untukmembantu kelancaran pengiriman surat dan pengadaan jamuan rapat, makaperan dari subbagian umum sangat diperlukan.c.Alasan Kegiatan dilaksanakanAda satu unit kendaraan bermotor roda dua yang menjadi asset BMN BBKB yangdigunakan untuk aktivitas operasional kantor untuk itu kendaraan bermotor roda duaperlu dirawat agar terjamin kondisinya selalu siap pakai setiap saat dan memilikimasa pakai yang lebih panjang.2.Kegiatan yang Dilaksanakana. Uraian KegiatanKegiatan perawatan kendaraan roda 2 meliputi, pembelian bahan bakar minyak, ,penggantian suku cadang, servis ringan, pajak kendaraan.b. Batasan KegiatanKegiatan perawatan kendaraan roda 2 hanya dilaksanakan pada kendaraan roda 2milik Balai Besar Kerajinan dan Batik3.Maksud dan Tujuana. Maksud KegiatanAgar kendaraan roda 2 kantor selalu siap pakai.b. Tujuan KegiatanMenjamin kondisi kendaraan roda dua selalu siap pakai setiap saat4.Indikator Keluaran dan Keluarana. Indikator KeluaranKendaraan bermotor roda dua terawat dengan baik sehingga selalu dalam kondisisiap pakaib. KeluaranTerawatnya 1 unit kendaraan bermotor roda dua dengan baik

5.Cara Pelaksanaan Kegiatana. Metode PelaksanaanKegiatan perawatan kendaraan roda 2 dengan persiapan, pelaksanaan kegiatandengan cara swakelola.b. Tahapan Kegiatan9. Persiapan10. Pelaksanaan hubungan rekanan11. Pelaksanaan pekerjaan12. Evaluasi13. Pelaporan6.Tempat Pelaksanaan KegiatanKegiatan perawatan kendaraan roda 2 kantor dilaksanakan di Balai Besar Kerajinan danBatik, Yogyakarta.7.Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatana. Pelaksana KegiatanKegiatan perawatan kendaraan roda 2 kantor dilaksanakan oleh Sub Bagian Umumb. Penanggung Jawab KegiatanPenanggungjawab kegiatan perawatan kendaraan roda 2 ialah Kepala Bagian TataUsaha Balai Besar Kerajinan dan Batik8.Jadwal Kegiatana. Waktu Pelaksanaan KegiatanWaktu pelaksanaan kegiatan perawatan kendaraan roda 2 dilaksanakan selama satutahun terhitug mulai bulan Januari s/d Desember 2015.

b. Matrik Pelaksanaan KegiatanNo9.Kegiatan1Pembelian Bahan Bakar Minyak2Penggantian Suku Cadang3Service4Perpanjangan STNKBulan1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12BiayaPerkiraan total biaya untuk pelaksanaan kegiatan perawatan kendaraan roda 2 adalahRp.3.500.000,- (Tiga juta lima ratus ribu rupiah) . Rincian lebih lanjut disajikan tersendiridalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).Pengusul KegiatanDra. Maslahatul HayahNIP. 196110231990032007

KERANGKA ACUAN KERJA (TERM OF REFERENCE)PENGADAAN BAHAN KELOMPOK KERJA DAN LABORATORIUMTAHUN ANGGARAN 2015: Kementerian Perindustrian RI: Badan Pengkajian Kebijakan Iklim &Mutu Industri:Program Pengkajian Kebijakan,Iklim dan Mutu Industri:Mewujudkan iklim usaha dankebijakan yang kondusif melaluiperumusan dan analisakebijakan dan iklim disektorindustri, pelaksanaan kebijakandan iklim dibidang penelitian:dan pengembangan industri:Balai Besar Kerajinan dan BatikPenelitiandanPengembangan:Teknologi Kerajinan dan BatikKEMENTERIANNEGARA/LEMBAGA UNITESELON IPROGRAMHASIL::UNIT ESELON II / SATKERTersedianya bahan baku untuk pokjadan LaboratoriumPaket, BahanKEGIATAN5INDIKATOR KINERJA KEGIATANSATUAN UKUR dan JENISVOLUME1Latar Belakanga.Dasar ikNomor050/Kpts/I/Bd/BBKB/VIII/2008 tentang susunan Personalia pada Balai BesarKerajinan dan Batik.Peraturan Menteri Perindustrian Indonesia Nomor 46/M-IND/PER/6/2008

Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Kerajinan dan Batik.b.Gambaran Umum Singkatc.Dalam lampiran Surat Keputusan Kepala Balai Besar Kerajinan danBatik No. 050/Kpts/I/Bd/BBKB/VIII/2008 tercantum 9 Kelompok Kerja(Pokja), Dalam Pasal 2 Permen Perindustrian Indonesia Nomor 46/MIND/PER/6/2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai BesarKerajinan dan Batik, BBKB mempunyai tugas melaksanakan kegiatanpenelitian dan pengembangan. Tugas tersebut dilaksanakan oleh Pokja.Alasan Kegiatan dilaksanakanUntuk menjamin agar kegiatan operasional rutin kelompok kerja danlaboratorium berjalan dengan baik maka diperlukan pengadaan bahan-bahanyang menunjang kegiatan rutin di kelompok kerja dan laboratorium.2.Kegiatan yang Dilaksanakana.Uraian KegiatanKegiatan yang dilakukan adalah percobaan-percobaan.b.Batasan KegiatanPelaksanaan kegiatan dibatasi hanya dengan lingkup percobaan.3.Maksud dan Tujuana.Maksud KegiatanMaksud pelaksanaan kegiatan ini adalah menemukan inovasi-inovasi.b.Tujuan KegiatanMenyediakan bahan sebagai operasional bagi kegiatan lab dan Pokja balai.4.Indikator Keluaran dan Keluarana.Indikator KeluaranKegiatan rutin operasional pokja dan laboratorium berjalan dengan baik.b.KeluaranTersedianya bahan baku dan bahan pembantu laboratorium dan Pokja Balai5.Cara Pelaksanaan Kegiatana.Metode PelaksanaanKegiatan operasional dan pemeliharaan laboratorium dilaksanakan secara

penunjukan langsung.b.Tahapan Kegiatan14. Persiapan15. Pelaksanaan hubungan rekanan16. Pelaksanaan pekerjaan17. Evaluasi6.Tempat Pelaksanaan KegiatanKegiatan operasional dan pemeliharaan laboratorium dilaksanakan di Balai BesarKerajinan dan Batik, Yogyakarta.7.Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatana.Pelaksana Kegiatanoperasional dan pemeliharaan laboratoriumdilaksanakan olehPanitiaPengadaan Barang dan Jasa yang ditetapkan dengan Surat Keputusan KepalaBalai Besar Kerajinan dan Batikb.Penanggungjawab kegiatanPenanggungjawab kegiatan operasional dan pemeliharaan laboratorium ialahKepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Kerajinan dan Batik8.Jadwal KegiatanaWaktu pelaksanaan kegiatanWaktu pelaksanaan operasional dan pemeliharaan laboratorium selama satutahun terhitung mulai bulan Januari s/d Desember 2015.b. Matrik Pelaksanaan KegiatanNoBulanKegiatanJan Peb1.Persiapan2.Pelaksanaanhubungan rekanan3.Pelaksanaanpekerjaan4.EvaluasiMarApr Mei Jun Jul Agt Sep Okt NopDes

9.BiayaPerkiraan total biaya untuk pelaksanaan kegiatan operasional dan pemeliharaanlaboratorium adalah Rp. 150.000.000,- (Seratus lima puluh juta rupiah) . Rincian lebihlanjut disajikan tersendiri dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).Pengusul KegiatanDra. Maslahatul HayahNIP. 196110231990032007

KERANGKA ACUAN KERJA (TERM OF REFERENCE)PENGADAAN PERALATAN DAN PERLENGKAPAN KANTORTAHUN ANGGARAN 2015KEMENTERIANNEGARA/LEMBAGA :UNIT ESELON I:Kementerian Perindustrian RIBadan Pengkajian Kebijakan Iklim &Mutu IndustriPROGRAM:Program Pengkajian Kebijakan, Iklim danMutu IndustriHASIL:Mewujudkan iklim usaha dan kebijakanyang kondusif melalui perumusan dananalisa kebijakan dan iklim disektorindustri, pelaksanaan kebijakan dan iklimdibidang penelitian dan pengembanganindustriUNIT ESELON II / SATKER:Balai Besar Kerajinan dan BatikKEGIATAN:Penelitian dan Pengembangan TeknologiKerajinan dan BatikINDIKATOR KINERJA KEGIATAN:Pengadaan peralatan kantorSATUAN UKUR dan JENIS KELUARAN:Paket, PeralatanVOLUME:11.Latar Belakanga. Dasar HukumKeputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang danJasa Pemerintahb. Gambaran Umum SingkatBalai Besar Kerajinan dan Batik sebagai institusi/lembaga yangmempunyai tupoksi dalam bidang penelitian dan pengembangankerajinan dan batik. Untuk melaksanakan tugas tersebut didukung olehpegawai sebanyak : 160 orang dan memiliki berbagai keahlian. Untuk ituBalai Besar Kerajinan dan Batik dituntut mampu menyediakan jasalayanan kepada para penggunanya dan mampu memberikan pelayananyang lebih baik. Hal ini karena persaingan dibidang kerajinan dan batik

semakin lama bertambah ketat.Untuk memberikan pelayanan yang semakin baik, maka perlu didukungketersediaan dan perlengkapan sebagai kebutuhan operasional balai.Untuk mendukung keberlangsungan balai dalam memberikan pelayanankepada masyarakat perajin/UKM, maka perlu perlengkapan sarana danperlengkapan yang lebih memadai. Untuk melakukan layanan maka perluada dukungan baik berupa Alat Tulis Kantor, Alat Rumah Tangga Kantordan kebutuhan lainnya yang memberikan layanan yang lebih baik, makadiperlukan kegiatan Pengadaan Peralatan dan Perlengkapan Kantorc.Alasan Kegiatan dilaksanakanBBKB sebagai organisasi pemerintah mempunyai aktifitas operasional kantordalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi melakukan pelayanan terhadapindustri kerajinan dan batik serta pihak terkait lainnya. Untuk menunjangkebutuhan operasional kantor sehari-hari perlu selalu disiapkan perlengkapankantor dan segala kebutuhan kantor lainnya secara lengkap dan memadai agarselalu bisa memberikan pelayanan yang prima dan kinerja yang runtukmenunjangpelaksanaan tugas pokok dan fungsi berupa barang-barang inventaris kantor,AC, komputer, printer, dan peralatan lainnya yang berada di kelompok kerjamaupun di laboratorium. Agar tidak mengganggu kelancaran tugas, makamesin/peralatan kantor dan mesin/peralatan

Materi yang disampaikan dalam kegiatan Pengadaan Alat Olah Data penawaran harga pada pihak III dengan dukungan standar biaya. 11. Maksud dan Tujuan b. Maksud Kegiatan Pelaksanaan Pengadaan Alat Olah Data bermaksud melakukan peremajaan alat olah data. c. Tujuan Kegiatan Menyediakan alat olah data yang representatif sehingga dapat menunjang